jangan memandang hidup
sebagai lomba yang tak pernah usai
ia akan terasa panjang,
dan diam-diam melelahkan
seolah semuanya harus lebih cepat,
lebih banyak,
lebih tinggi
padahal yang sering dicari
hanyalah tenang
yang sempat tinggal di dalam
hidup barangkali
lebih sederhana dari itu:
tahu kapan melangkah,
kapan berhenti,
dan kapan menengadah
menikmati langit
yang tidak pernah tergesa
tidak semua harus didahului,
tidak semua harus dimenangkan
sebab yang terpenting
bukan sekadar sampai,
melainkan apa yang tumbuh
selama perjalanan
ada kebaikan
yang diam-diam dikumpulkan,
ada pahala
yang tak selalu terlihat
dan apa artinya tiba lebih dulu
jika yang dibawa pulang
ternyata hampa
maka berjalanlah
dengan cukup
agar setiap langkah
punya makna,
dan setiap jeda
menjadi tempat
untuk kembali utuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar