Selasa, 12 Mei 2026

Jangan Remehkan Doa

Jangan remehkan doa
yang terucap pelan 
di waktu-waktu orang sedang terlelap. 

Ia mungkin tak terdengar 
oleh manusia, 
namun tidak pernah luput 
dari yang Maha Mendengar.

Seperti anak panah 
yang dilepas di malam hari. 
Ia melesat tanpa terlihat, 
namun tak pernah salah arah. 
Hanya saja ia memiliki 
waktunya sendiri untuk sampai. 
Dan setiap waktu punya akhirnya.

Maka jangan gantungkan harap 
pada pintu-pintu yang mudah tertutup. 
Mintalah pada Dia yang selalu terbuka,
tanpa lelah dan tanpa bosan.

Sebab manusia kadang 
enggan diminta, 
bahkan bisa berpaling. 
Namun Dia justru mencintai 
hamba yang datang memohon. 

Dan ketika hati bertanya 
seberapa dekat Ia. 
Jawabnya ada dalam setiap doa 
yang diangkat dengan tulus. 
Bahwa Ia dekat, 
lebih dekat dari yang disangka, 
mendengar, 
dan mengabulkan 
dengan cara yang paling tepat.

Doa bukan sekadar harap, 
ia adalah kekuatan 
yang menolak yang buruk, 
dan yang meringankan yang berat. 

Kadang mengubah arah 
dan kadang menguatkan langkah. 
Dan di sanalah kita belajar percaya, 
bahwa tak semua yang terlihat 
adalah satu-satunya jalan.

Sebab selalu ada yang bekerja dalam diam, 
melalui doa yang tak pernah sia-sia.

Tidak ada komentar: