ada waktu
di mana kita perlu sendiri
di luar,
langit bisa saja cerah,
matahari menyentuh jendela
dengan hangat
namun di dalam,
hati masih gelap,
masih bergemuruh
oleh yang tak selesai
biarkan saja dulu
hujan itu turun
biarkan ia membasahi
kerasnya kecewa,
mendinginkan
panasnya harapan
yang belum sempat menjadi nyata
tak apa
sebab sering kali,
yang kita takutkan
tentang masa depan,
tak sepekat bayangan
yang kita buat sendiri
maka pelan-pelan
belajarlah percaya
pada yang ditetapkan,
pada rencana
yang tak selalu kita pahami
dan ketika sedihmu
mulai reda,
keluarlah perlahan
hadapi hari
dengan doa,
jalani langkah
dengan syukur
percaya saja
jalan akan menemukan
cara untuk dimudahkan
dan hari ini,
kita mulai lagi
dengan satu bisik
yang sederhana:
bismillah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar