Sabtu, 28 Februari 2026

Sabtu yang Mengulur Waktu

 Sabtu datang

tanpa membawa apa-apa,

kecuali sepotong sunyi

yang terasa lebih hangat

daripada hari-hari lain.

 

Ia duduk di samping pagi

seperti teman lama

yang tak perlu banyak kata

untuk dimengerti.

 

Di luar, jalan-jalan

berjalan lebih lambat,

seolah dunia sedang mencoba

mengingat kembali

cara untuk beristirahat.

 

Sabtu mengajariku

bahwa waktu tak selalu harus diisi

kadang cukup dibiarkan lewat,

seperti angin

yang tidak meminta apa pun

kecuali kesempatan

mengusap daun-daun.

 

Dan ketika malam turun,

aku tahu

Sabtu bukan libur,

melainkan ruang kecil

untuk mendengar diriku sendiri

tanpa gangguan.

Tidak ada komentar: